Anda Ingin membeli pasir kwarsa? Fast response:0812 2165 4304
![]() |
apa fungsi pasir kwarsa |
Silica sand atau Pasirkwarsa atau
Pasir Silika mempunyai banyak manfaat bagi
kehidupan sehari-hari. Pasirkwarsa bisa dimanfaatkan
sebagai penyaringan tanah, lumpur, dan juga partikel baik kecil
maupun besar yang terdapat pada air yang disaring dan biasanya
digunakan pada penyaringan tahap awal. Selain sebagai penyaringan
air. Kebanyakan orang menggunakan Pasirkwarsa sebagai
bahan dasar/baku keramik, kaca, gelas, bahkan campuran
semen, dan lain-lain.
Pasirkwarsa terbentuk secara alami dari suatu
mineral yang pada umumnya berasal dari kerak kontinen bumi. Struktur
yang terdapat pada mineral ini berupa kristal heksagonal yang secara
alami terbentuk dari campuran beberapa zat berupa silikon dioksida
dan SiO2 sehingga membentuk kwarsa trigonal
terkristalisasi. Pasirkwarsa memiliki skala kekerasan
sekitar Mohs 7 dan densitas 2,65g/mc3. Pada umumnya Pasirkwarsa atau
Pasir Kuarsa memiliki bentuk prisma segi enam dan ujungnya berbentuk
seperti piramida yang memiliki 6 segi.
Sebelum terbentuk menjadi Pasirkwarsa atau
Pasir Kuarsa ada beberapa komposisi zat yang membantu
proses terjadinya Pasirkwarsa seperti K20, MgO, CaO,
TiO2, Al2O3, Fe2O3, SiO2. Pasirkwarsa/Pasir Kuarsa memiliki
warna putih bening tergantung pada senyawa
pengotornya. Pasirkwarsa juga memiliki titik lebur 17150C
dan berat jenis 2,65. Selain titik lebur dan berat jenis diketahui
bahwasanya Pasirkwarsa memiliki konduktivitas panas sekitar
12 – 1000C.
Pasirkwarsa atau Pasir Kuarsa selain digunakan
pada bidang pengolahan air, Pasirkwarsa juga dapat
digunakan pada beberapa industri lain seperti pengeloaan
industri sand blasting bahkan juga digunakan pada
pembuatan lapangan futsal dengan bermacam-macam ukuran mesh.
Dalam dunia industri Pasirkwarsa atau Pasir Kuarsa telah
berkembang luas. Biasanya dalam dunia
industri Pasirkwarsa digunakan sebagai bahan baku
langsung maupun bahan baku ikutan sesuai dengan kebutuhan industri
itu sendiri. Sebagai bahan baku utama, yaitu digunakan pada industri
keramik, kaca, gelas, silikon carbide, bahan baku
silikon foro. Sedangkan untuk bahan ikutan digunakan pada
industri seperti industri perminyakan, industri cor,
industri refraktori(bata tahan api), industri
pertambangan, dan lain-lain.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat
pesat penggunakan Pasirkwarsa atau Pasir Kuarsa dalam
industri semakin meningkat bahkan saat ini
penggunaan Pasirkwarsa pada ukuran partikel yang sangat
kecil sampai skala mikron bahkan ukuran nano bukanlah hal yang
mustahil mengingat teknologi yang digunakn juga semakin berkembang
dan canggih. Kondisi terhadap ukuran partikan memiliki pengaruh pada
kualitas Pasirkwarsa itu sendiri. Semakin kecil partikel
yang digunakan semakin tinggi pula kualitas yang akan
dihasilkan. Dalam kasus ini Pasirkwarsa dengan ukuran
partikel yang kecil/mikron banyak diaplikasikan pada dalam
material-material pembangunan seperti yang terdapat pada bahan
campuran beton. Mikro kwarsa secara otomatis mengisi rongga yang
kosong pada pada partikel semen sehingga berfungsi sebagai bahan
penguat beton atau lebih dikenal sebagai mechanical
property dan juga bisa meningkatkan daya tahan
atau durability.
Selama ini dan bahkan sampai sekarang kebutuhan akan Pasirkwarsa yang berukuran kecil atau mikro kwarsa masih dipenuhi produk impor karena Indonesia sendiri masih belum atau sedikit yang memiliki teknologi yang mampu memproduksi kwarsa berukuran mikro.
No comments:
Post a Comment